Senin, 16 Mei 2016

JPO Roboh, Akses Terdekat Warga Menuju Stasiun Sudimara Hilang

Kondisi JPO Tol BSD-JAKARTA yaang roboh dihantam truk pengangkit crane. (FOTO: Banten Hits Ngraha Pramita Nogeroho) Kondisi JPO Tol BSD-JAKARTA yaang roboh dihantam truk pengangkit crane. (FOTO: Banten Hits Ngraha Pramita Nogeroho)
METROPOLITAN.ID - Pasca robohnya JPO yang berada di atas ruas jalan Tol BSD-Jakarta, warga Kelurahan Jombang dan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat mengaku kesulitan mendapat akses terdekat untuk menuju Stasiun Sudimara.
Pasalnya, JPO tersebut memang selalu digunakan sehari-hari oleh warga menuju stasiun maupun ke dua wilayah tersebut.

Sofyan (38) salah seorang warga Jombang mengaku, robohnya jembatan merepotkan aktivitas warga yang kerap bersinggungan dengan JPO di KM7+200 tersebut.

“Anak-anak kami yang sekolah dan bekerja jadi kerepotan karena akses jembatan yang sehari-hari digunakan sudah putus," tuturnya, Senin (16/5/2016).

Akibat insiden tersebut, kini warga harus memutar jalan berkilo-kilo meter alias lebih jauh dibandingkan dengan melalui JPO.

"Terpaksa lewat jalan umum, jelas lebih jauh dibanding lewat JPO, rugi empat kilo meter lah jaraknya," kata pria berlogat Betawi ini.

Ia dan warga lainnya berharap, PT. Bintaro Serpong Damai bisa segera membangun fasilitas masyarakat tersebut. Sebab JPO tersebut terbilang akses utama warga selama bertahun-tahun.
(tangeranghits.com)

Kunci Hati', Single Baru Afgan Yang Minimalis Namun Berbeda

'Kunci Hati', Single Baru Afgan Yang Minimalis Namun Berbeda
Afgan © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
METROPOLITAN.ID- Tiga tahun sudah album L1VE TO LOVE, LOVE TO L1VE dirilis oleh Afgan. Para penikmat musik tentunya sudah cukup lama menantikan karya terbaru dari pelantun hits Terima Kasih Cinta itu. Sukses dengan single Knock Me Out dan kolaborasinya bersama Raisa di lagu Percayalah, Afgan saat ini sedang menyiapkan album barunya yang berjudul SIDES. Sebagai permulaan, Afgan sudah merilis single Kunci Hati yang ia ciptakan bersama Inu Numata sekitar tahun 2015 lalu.
"Menurut saya, it’s actually a simple song. Lagu ini meaningful banget karena semua orang mempunyai perspektif yang berbeda-beda tentang cinta. Momen di mana kita bertemu dengan the one yang bisa mengubah segala perspektif kita tentang cinta menjadi lebih indah lagi," ujar Afgan menceritakan single barunya.
Afgan merilis single barunya yang berjudul Kunci Hati © KapanLagi.com®/Bambang E Ros
Afgan merilis single barunya yang berjudul Kunci Hati © KapanLagi.com®/Bambang E Ros
Afgan sendiri merasa cukup tertantang saat menggarap single yang dirilis bertepatan dengan konser SIDES Indonesia Tour 2016 pada tanggal 14 Mei kemarin. Berbeda dengan karya-karya Afgan yang biasanya lebih cenderung ke ballad, lagu ini justru didominasi dengan medium beat.
"Kita sempet kirim strings-nya untuk direkam di Praha. Itu yang bikin waktunya jadi sedikit agak lambat. Tapi proses rekamannya sebenarnya cukup menantang. Lagu seperti ini termasuk lagu yang baru buat saya karena saya biasanya lagu ballad yang bisa dibilang grande yah. Lagunya sedikit minimalis. Awalnya ada kesusahan, tapi Alhamdulillah bisa diatasi," sambungnya.
Penyanyi kelahiran Jakarta itu pun berharap single barunya ini bisa diterima baik oleh semua kalangan penikmat musik. Apalagi Afgan juga saja merilis versi video musiknya pada tanggal 14 Mei kemarin dan sudah ditonton hingga puluhan ribu kali.
"Harapan saya semoga single ini bisa memberikan kebahagiaan untuk semua yang mendengar karena menurut saya lagu ini sedikit heart-felt dan heart-warming. Dan pastinya saya harap lagu ini bisa diterima seperti lagu-lagu saya sebelumnya," tandas Afgan.
(musik.kapanlagi.com)

Pembangunan Tol JORR Terkendala Instruksi Presiden

Ilustrasi jalan Tol. (republika.co.id) Ilustrasi jalan Tol. (republika.co.id)
METROPOLITAN.ID- Proyek pembangunan Jalan Tol JORR yang melewati Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, terkendala instruksi Presiden Joko Widodo.

"Awalnya warga tidak mau memberikan tanahnya untuk dibangun tol. Tapi, setelah kami lakukan pertemuan, pendekatan persuasif, akhirnya warga mau memberikan tanahnya dengan harga yang disepakati," kata Camat Pinang, Maryono.
Namun sayang, seiring dengan kesepakatan harga pada tahun 2015 tersebut, pembebasan terhadap lahan warga justru tak juga dilakukan oleh Pemerintah karena adanya instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta agar dilakukan pemangkasan anggaran.
"Akhirnya pembayaran pembebasan lahan jadi terhenti dan otomatis pembangunan tol juga berhenti," ujarnya.
Pihaknya berharap, kebijakan pemangkasan anggaran yang mempunyai niat dan tujuan baik jangan sampai berdampak kepada sejumlah program yang sudah berjalan justru terhambat.
"Niatnya kan baik, tapi saya harap kebijakan itu juga tidak membuat program lain yang sudah jalan malah berhenti," harapnya
(tangeranghits.com)

Saat Cinta Bersemi di Tengah Rekayasa, ke Mana Hubungan Akan Berlabuh?

Saat Cinta Bersemi di Tengah Rekayasa, ke Mana Hubungan Akan Berlabuh?
Cita Citata dan Ichal Muhammad (Instagram)
BERITA TERKAIT

METROPOLITAN.ID- Dua pekan lalu, berita Cita Citata dan pacar barunya Ichal Muhammad menuai perhatian kita. Foto mesra mereka diunggah di akun sosial media sang biduanita. Selanjutnya foto-foto ini , tentu saja, menghias tangga populer media-media online.
Sayangnya, baru seminggu menjadi pasangan paling dibicarakan, tiba-tiba tersiar kabar keduanya mendadak putus.
Jedar! Kenapa tiba-tiba putus?
Dalam beberapa pemberitaan, Cita menuturkan kalau Ichal hanya mendompleng ketenarannya.
Tapi, tampaknya orang tidak begitu saja percaya. Publik kemudian tersenyum maklum, mungkin ini hanya bubungan cinta rekayasa atau setingan.
Ini bukan pertama kalinya publik disuguhi cerita cinta palsu yang dibuat hanya demi kepentingan publisitas.
Apakah hubungan Cita dan Ichal  adalah hubungan rekayasa, saya tidak tahu pasti, karena tak berinteraksi langsung. Tetapi saya mengenal seorang biduanita populer, yang memiliki kisah serupa, berakhir pilu.
Sebut saja namanya Ariana. Penyanyi muda yang muncul dan langsung melejit di tahun 2011. Di atas panggung dia bak dewi. Di balik panggung, dia wanita muda biasa. Ceria, ceplas-ceplos, menggilai serial Korea yang bikin “baper” (terbawa perasaan-red).
Tetapi di pertengahan 2013, hati Ariana berpindah ke negara Asia lain, yang eksotis. Kulit kecokelatan, tubuh kekar, wajah sedikit berewok, menggantikan posisi Lee Min Ho di hati Ariana.
“Saya lagi nge-fans banget sama Pangeran Ares,” kata Ariana. Ares, tentu saja bukan nama sebenarnya. Di alam nyata dia adalah seorang aktor yang sedang naik daun di negerinya sana dan juga di Indonesia.
Matanya berbinar. Ada secercah harapan tersembul dari balik sorot mata itu, karena kesempatan untuk bertemu Ares terbuka.
“Si Ares itu mau ke Indonesia. Temanku sudah ke negaranya wawancara dia untuk tayangan promo. Aku minta tolong temanku, memintakan nomor telepon Ares. Cuma kenalan sih, Kak. Say hi.  Nanti kan saya bakalan satu acara sama dia!”
Benar saja, beberapa bulan kemudian, kabar kedatangan Ares dan kawan-kawan dari serial hits ini tersiar. Beriringan dengan kabar kedatangannya, seorang produser mulai  membagi kisah di depan media, bagaimana Ariana sangat mengidolakan Ares. Bagaimana Ariana sudah bertegur sapa lewat BBM.
Hari H itu datang. Ariana bergejolak girang. Sang produser memberinya kesempatan bertemu Ares di sebuah hotel. Saya kebetulan ada di hotel hari itu, janji bertemu rekan aktor Ares. Sang produser tiba-tiba mendekati saya dan setengah berbisik, “Ssst, Ariana sebentar lagi datang bawa hadiah buat Ares. Nanti ambil ya gambarnya. Buat gimmick.” Ia juga menginstruksikan sebuah kamera menyorot momen ini.
Demikian kisah Ariana-Ares bermula. Awalnya ini memang cinta rekayasa yang diseting untuk kepentingan sesaat. Media langsung membesarkan “bumbu” ini. Memasang judul “Ada Apa Dengan Ariana dan Ares?”  Di mana ada Ares, dibuat di situ ada Ariana.
Tapi, Ares kurang suka dengan cara ini. Ia sempat protes pada tim produksi. “Kenapa harus seperti ini?” protes Ares pada tim.
“Ini hanya gimmick, supaya acara lebih menarik. Kamu mau acara ini berhasil kan?” bilang si produser.
“Ya. Tapi mengapa harus dengan cara ini? Saya baru mengenalnya, kenapa harus dibuat seolah-olah ada apa-apa antara kami?” Ia agak gusar, juga dengan pendukung acara yang kerap mengkait-kaitkan Ares dengan Ariana.
Mulanya gusar. Tetapi episode demi episode berjalan. Tuntutan kamera, tuntutan skenario, tuntutan promosi, tak terelakkan, membuat interaksi yang mulanya harus dituntun, lama-lama terjalin  alami. Ares, pribadi yang positif, yang pada akhirnya mau mencoba mengenal Ariana lebih dalam.
Ia mulai menemukan Ariana yang menghibur. Kedekatan nyata mulai terjalin. Hati Ariana mulai berbunga. Mereka tidak lagi harus jalan, berdiri berdampingan, pegangan tangan lantaran disuruh atau diseting demikian.
“Ini seperti mimpi menjadi kenyataan. Saya jatuh cinta, Kak. Apa saya pacaran dengan dia? Saya takut mengucapkannya. Tanyakan saja sama dia,” bilang Ariana seraya tersenyum semringah.
Kedekatan mereka bulan demi bulan tak henti diberitakan. Tapi, orang tak mau tahu. Mereka menganggap kedekatan itu masih setingan. Penggemar menghujat berita kedekatan mereka, khususnya Ariana. Ia dilabeli cewek setingan. Seberapa besar saya menuliskan kenyataan tentang mereka, saya dianggap mengada-ngada. Bahkan ada yang menuduh saya bagian dari rekayasa itu, turut dihujat di Twitter, hingga kredibilitas saya sebagai wartawan dipertanyakan.
Ariana mulai tak kuat menghadapi cercaan orang yang menganggapnya cewek setingan. Tak tahan dihujat, Ariana mulai mendorong Ares untuk menjelaskan hubungan mereka di depan publik. Ares menolak.
“Mengapa harus selalu saya yang bicara? Apapun yang saya katakan selalu salah, selalu tak dipercaya mereka. Saya memulai hubungan ini tidak mudah. Tidak serta merta saya bisa dekat dengan dia. Mulanya saya penggemar yang mengidolakan dia. Ada proses yang harus saya lewati, sampai akhirnya hubungan ini ada,” isak Ariana.
Saat cinta bersemi di tengah rekayasa, ke mana hubungan kan berlabuh? Di dunia hiburan, hubungan yang dibuat untuk gimmick sangat familiar. Di mana artis ganteng dan cantik dipasangkan demi publisitas. Baik publisitas si artis maupun publisitas acara atau karya mereka.
(tabloidbintang.com)

Irna: Guru Cetak Pemimpin Agamis dan Inovatif

METROPOLITAN.ID - Pelajar merupakan pewaris tonggak kepemimpinan di masa mendatang. Lahirnya para pemimpin tak lepas dari peran serta para guru yang dianggaps sebagai pelukis generasi bangsa.
“Guru itu panutan siswa dan dari guru inilah, banyak lahir pemimpin-pemimpin yang agamis, unggul dan inovatif,” kata Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Sebagai organisasi yang solid, profesional dan proporsional, Irna mengakui, banyak kontribusi yang sudah dilakukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terhadap masyarakat.

Untuk itu ia mengharapkan, Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) PGRI Pandeglang ke-II tahun 2016, di gedung PGRI, kemarin, menghasilkan berbagai keputusan yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja PGRI, khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Pandeglang.

“Saya harap konferensi bisa memebuat program peningkatan kreatifitas peserta didik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang M. Amri menjelaskan, Konkerkab merupakan wahana introspeksi dan evaluasi terhadap kekurangan, permasalahan dan kendala yang dihadapi PGRI.

“Kita akan evaluasi program–program yang sudah dilaksanakan, dan menyusun program untuk tahun depan," imbuhnya
(tangeranghits.com)

Jumat, 13 Mei 2016

Melbourne Market Perkenalkan Buah-buahan Hortikultural Asal Australia

METROPOLITAN.ID-Pesona Australia, khususnya negara bagian Victoria, tidak hanya berada pada kota Melbourne yang menjadi destinasi wisata favorit, namun juga pada kekayaan hasil panen hortikultural yang segar dan berkualitas.
Dengan kualitas tanah yang baik, ketersediaan air yang bersih, regulasi pangan yang ketat, serta praktek pertanian yang inovatif mendukung Australia menjadi salah satu produsen pangan dengan kualitas yang diakui dunia.
“Kami menyadari besarnya manfaat buah-buahan dan pentingnya mengkonsumsi berbagai variasi buah-buahan bagi kesehatan, karenanya kami memperkenalkan buah-buahan Australia kepada masyarakat Indonesia melalui acara Melbourne Market ini agar masyarakat Indonesia dapat menikmati kebaikan dan kesegaran buah-buahan terbaik, langsung dari Australia”, kata Brett Stevens selaku Commissioner for Government of Victoria Australia to Indonesia dalam pembukaan Melbourne Market di Jakarta hari ini.
Melbourne Market merupakan bagian dari rangkaian program Now! In Season Australia, yaitu program untuk mempromosikan produk unggulan hasil pertanian dari negara-negara bagian Australia, khususnya negara bagian Victoria yang senantiasa dilakukan selama empat musim. Hadirnya program Now! In Season Australia di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan inovasi hortikultural dengan memperkenalkan berbagai produk unggulan dari hasil pertanian negara bagian Victoria kepada masyarakat Indonesia.
Acara Melbourne Market diselenggarakan di Mal Cilandak Town Square selama dua hari pada tanggal 13 – 14 Mei 2016 dan didukung oleh PT. Matahari Putra Prima, Tbk sebagai salah satu perusahaan ritel besar di Indonesia pemilik Hypermart dan supermarket Foodmart yang dikenal selalu menyediakan aneka buah-buahan segar berkualitas. John Glover, Senior Advisor Merchandising & Marketing PT. Matahari Putra Prima, Tbk menyadari akan meningkatnya kesadaran masyarakat urban untuk mengadopsi gaya hidup sehat.
Hal ini mengakibatkan bertambahnya permintaan akan buah-buahan dengan kualitas terbaik di kalangan masyarakat Indonesia. “Kami mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah Victoria untuk mempromosikan Now! In Season yang sesuai dengan strategi perusahaan kami untuk meningkatkan tingkat konsumsi akan buah-buahan segar di Indonesia. Kami melakukan hal ini bekerjasama dengan para petani lokal dan suplier internasional. Setiap minggunya kami mendapatkan buah-buahan dan sayuran segar, serta daging dari Australia dan Victoria, adalah supplier utama kami untuk mendatangkan hal-hal tersebut. Kami selalu mencari cara untuk memberikan penarwaran terbaik kepada konsumen Indonesia dan promosi ini akan kami lakukan di seluruh toko-toko kami di berbagai pelosok dan dengan bangga kami mempromosikan produk-produk Now! In Season dari Victoria, Australia,” kata John.
(Bisnis.com)

Parade Foto Kecantikan dan Pesona Sophia Latjuba yang Tak Pudar Jelang Usia 45

Parade Foto Kecantikan dan Pesona Sophia Latjuba yang Tak Pudar Jelang Usia 45
Instagram/sophia_latjuba88
Sophia Latjuba. 

METROPOLITAN.ID- Aktris dan model Sophia Latjuba atau Sophia Muller bisa jadi satu di antara pesohor Indonesia yang selalu dikagumi berkat kecantikan dan tampilan awet mudanya. .
Terlepas dari sensasi maupun berita kontroversial seputar hubungan asmara dan kehidupan pribadinya, kekasih dari Ariel ‘Noah’ tersebut memang patut disebut sebagai sosok artis perempuan Indonesia yang masih saja cantik di usianya.
Diketahui, 18 Agustus 2016 nanti, Sophia Latjuba akan menginjak umur tepat 45 tahun.
Memang tidak ada yang aneh dengan usia 45 tahun, siapa saja termasuk kaum hawa akan memasuki usia tersebut.
Bedanya, umumnya perempuan berusia kepala empat akan mengalami perubahan bentuk wajah dan tubuh.







(Trimbunews)

Tiga Pemenang Puisi Sayembara DKJ 2015 Luncurkan Buku Kumpulan Puisi

METROPLITAN.ID- Tiga pemenang Sayembara Manuskrip Buku Puisi DKJ 2015 resmi meluncurkan buku kumpulan puisi mereka yakni Sergius Mencari Bacchus karya Norman Erikson Pasaribu, Kawitan karya Ni Made Purnama Sari, Ibu Mendulang Anak Berlari karya Cyntha Hariadi, Selasa (10/5). Ketiganya dinilai menyampaikan keberagaman tema dengan cara yang jujur.
Nama Chynta Hariadi memang tak pernah dikenal publik sebagai penulis. Namun, dengan puisinya yang jujur, dia sukses membuat juri menempatkannya sebagai pemenang III. Cyntha menyuguhkan puisi yang berangkat dari pengalamannya sebagai ibu.
"Saya lebih banyak mengangkat hal-hal domestik. Orang-orang melupakan hal-hal domestik, yang sebenarnya itu menjadi sumber masalah yang lebih besar," katanya saat peluncuran buku pemenang Sayembara Manuskrip Buku Puisi DKJ 2015, Selasa (10/5).
Berbeda dengan Chynta, Purnama dan Norman telah lebih dulu dikenal publik sebagai penulis melalui karyanya di beberapa surat kabar dan buku.
 (Bisnis.com)